SUMEDANG - Demi memperkuat kemampuan anggota dalam menghadapi era informasi yang dinamis, Komando Distrik Militer (Kodim) 0610/Sumedang menggelar kegiatan Asisten dan Monitoring Media Online. Acara strategis ini dilangsungkan di Markas Kodim 0610/Sumedang, Jalan Pangeran Kornel Nomor 164, Kelurahan Pasangrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu, 05 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para Babinsa jajaran Kodim 0610/Sumedang dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam memantau serta memanfaatkan media online.
Dalam sebuah sesi yang menggugah wawasan, Dr. Ir. Hendri, ST., MT., selaku Ketua Umum Jurnalis Nasional Indonesia (JNI), membagikan pandangannya mengenai pentingnya 'Media Jaringan Terintegrasi'. Beliau menekankan bagaimana sinergi antarplatform media dapat menjadi kekuatan utama dalam penyebaran informasi yang akurat dan efektif.
"Media jaringan yang terintegrasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan. Kita perlu membangun ekosistem informasi yang kuat agar pesan kita sampai kepada khalayak luas dengan jernih dan terpercaya, " ujar Dr. Ir. Hendri, ST., MT., Ketua Umum Jurnalis Nasional Indonesia (JNI).
Sesi berikutnya yang tak kalah krusial diisi oleh Dr. Sulhan, SH., MKn., Pimpinan Media Jenderal Santri (JS). Beliau mengupas tuntas 'Peran Media Sosial di Era Perang Kognitif', sebuah topik yang sangat relevan mengingat lanskap informasi saat ini yang penuh tantangan. Pemahaman mendalam tentang bagaimana media sosial dapat memengaruhi persepsi publik menjadi kunci bagi para prajurit dalam menjalankan tugasnya.
"Di era perang kognitif ini, media sosial adalah medan pertempuran yang tak terlihat. Memahami cara kerjanya, potensinya, dan bagaimana menjaga narasi positif adalah garda terdepan kita dalam menjaga stabilitas informasi, " ungkap Dr. Sulhan, SH., MKn., Pimpinan Media Jenderal Santri (JS).
Komandan Kodim 0610/Sumedang, Letkol Arh. Kusuma Ardianto, SIP., M.Han., turut memberikan arahan, menegaskan komitmen Kodim dalam meningkatkan kapasitas anggotanya. Beliau melihat pelatihan ini sebagai investasi penting untuk memperkuat literasi digital para Babinsa.
"Kemampuan memantau dan memahami dinamika media online sangat krusial bagi Babinsa. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi bagaimana kita bisa menjadi sumber informasi terpercaya di tengah masyarakat, " tutur Komandan Kodim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto, SIP., M.Han.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pimpinan yang lebih tinggi. Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif Kodim Sumedang dalam meningkatkan kompetensi anggotanya di bidang media.
"Saya bangga melihat Kodim 0610/Sumedang proaktif dalam membekali anggotanya dengan skill yang dibutuhkan di era modern. Kemampuan literasi digital adalah aset berharga bagi setiap prajurit TNI, " ucap Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Komandan Korem 062/Tarumanagara.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., turut memberikan pandangannya, menekankan bahwa adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi adalah kunci keberhasilan TNI dalam menjalankan tugas-tugasnya di masa kini dan mendatang.
"TNI harus selalu berada di garis depan dalam beradaptasi dengan perubahan zaman. Penguasaan media online ini adalah bagian integral dari upaya kita untuk senantiasa relevan dan efektif dalam melayani masyarakat, " kata Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., Pangdam III/Siliwangi. (PERS)

Updates.